Beranda
Peringkat
Tanya Jawab
Artikel
Video
Toko
Panen
Survey
Informasi SMS
Informasi Cuaca
Informasi Harga
Informasi Pupuk
Masuk
Ubah Bahasa

Resep Membuat Nutrisi Hidroponik Organik

Hidroponik sudah bukan kata yang asing untuk masyarakat umum Indonesia, terutama petani. Teknik bertani menggunakan media air ini bisa jadi menyenangkan untuk ditekuni, karena tidak membutuhkan banyak 'otot' untuk membuat bedengan dan menghaluskan lahan tanam di bawah terik matahari seperti pertanian konvensional.

Cara bercocok tanam ini diketahui efektif dilakukan di lahan sempit. Dengan hidroponik vertikultur, petani dapat memanipulasi hasil panen menjadi berkali-kali lipat. Hidroponik vertikultur dilakukan dengan menambahkan media tanam bertingkat-tingkat sehingga lahan yang hanya 100 meter persegi bisa disulap menjadi lahan 500 meter persegi.

Tanaman yang biasanya ditanam dengan metode hidroponik adalah sayu-sayuran seperti bayam, kangkung, selada, seledri, tomat dll. Karena cara ini tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga, hidroponik tidak hanya bisa dilakukan dalam pertanian skala besar namun juga bisa dilakukan dalam skala rumah tangga.

Dalam menanam hidroponik tentu ada beberapa faktor penentu keberhasilannya. Salah satu faktor penting terhadap pertumbuhan tanaman adalah nutrisi. Nutrisi tanaman bisa diberikan dengan pupuk anorganik yang dijual di pasaran atau bisa juga menggunakan pupuk organik racikan sendiri.

Sebelum berlanjut ke cara membuat pupuk hidroponik organik, perlu diketahui unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan, agar pemberian pupuk juga lebih terarah dan tidak berlebihan.

Tumbuhan pada umumnya membutuhkan bermacam-macam unsur hara. Berdasarkan jumlah kebutuhannya, unsur hara ini dibagi menjadi dua kategori: unsur hara makro dan unsur hara mikro.

Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Ada enam jenis unsur hara makro: Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), dan Sulfur (S).

Sedangkan unsur hara mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil namun sangat penting dalam mempengaruhi tumbuh tanaman. Berikut beberapa macam unsur hara mikro: Tembaga (Cu), Boron (B), Besi (Fe), Kobalt (Co), Mangan (Mn), Molibdenum (Mo), Khlor (Cl), Natrium (Na), Silikon (Si), Nikel (Ni) dan Seng (Zn).

Nutrisi organik untuk hidroponik dapat dibuat sendiri. Cara membuat nutrisi organik untuk hidroponik ini didapatkan dari seorang dosen ilmu tanah Universitas Soedirman Purwokerto, Ir. Ismail. Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat nutrisi hidroponik organik:

1. 300 kg kotoran kambing
2. 500 kg jerami
3. 100 kg arang sekam
4. 100 kg dedak/ bekatul
5. 300 gr belerang
6. 17 kg daun lamtoro/ kacang-kacangan
7. 6 kg daun sirsak
8. 2,5 kg gula pasir
9. 1 lt Em4/ mikroorganisme
10. Air bersih secukupnya

Alat-alat yang digunakan:

1. Tong plastik, ember atau terpal sebagai wadah
2. Aerator 45 lt/menit dan selangnya

Cara membuat nutrisi organik untuk hidroponik:

1. Cincang daun lamtoro dan daun sirsak
2. Masukkan semua bahan ke dalam water turen atau terpal yang sudah dibentuk bak
3. Masukkan air bersih hingga kondisi macak-macak
4. Beri udara dengan aerator hingga terjadi fermentasi aerob
5. Biarkan selama 30 hari
6. Ambil airnya dengan cara disaring

Cara menggunakan nutrisi organik untuk hidroponik:

1. Ambil larutan bagian atas yang tidak ada endapannya.
2. Cairan hasil fermentasi di encerkan dengan perbandingan 1 : 10 (10 bagian air dan 1 bagian poc)
3. Gunakan larutan ini untuk penyiraman atau nutrisi hidroponik.
4. Bisa juga digunakan untuk penyemprotkan tanaman.
5. Gunakan ampasnya untuk pupuk organik padat (media tanam dalam pot)

Sebaiknya dalam pembuatan pupuk ini dibuat dalam skala lebih kecil dengan perbandingan yang sama dengan takaran di atas.

Penggunaannya juga perlu diuji coba untuk beberapa tanaman dulu untuk meminimalisir kesalahan.

Nutrisi organik untuk hidroponik ini telah di uji dan unsur hara yang tersedia di dalam pupuk tersebut baik unsur hara mikro maupun makro telah lengkap sehingga sangat dianjurkan untuk mencobanya.



Referensi:
http://himatan.ilmutanah.unpad.ac.id/nutrisi-organ...
http://belajarberkebun.com/nutrisi-hidroponik-buat...
http://tanamtanaman.com/nutrisi-hidroponik-buatan-...

Kategori
               

AZIM
Pedagang · Kabupaten Sinjai
klp kt ini macam petani di desa tdk terkenal ndag mampu bikin kyk begini keadaan dan lingkungan tdk mendukung.
16 Aug 2017
Cahyati
Penyuluh · Kabupaten Garut
terimakasih artikelnya semoga bermanfaat untuk kemajuan pertanian organik.siiiiip deh
16 Aug 2017
Agus Susianto
Petani · Kabupaten Maros
Go Organik ....
18 Aug 2017
atho'
Petani · Kabupaten Grobogan
lisa.mhn infnya juga.cara bertani hidroponik di mulai dr awal.maksudnya dr tempat menanam_medianya.maklum wong deso.klo melihat_membaca artikel tsb hanya geleng2 kpla dan kagum.sementara hati pingin coba tp blum mampu.trim
18 Aug 2017
atho, di artikel selanjutnya bakal kita bahas ya.
18 Aug 2017
atho'
Petani · Kabupaten Grobogan
ok di tunggu..oh ya pak klo bisa kayak yg di gmbr drum ada selsngnya itu disertai gambar tangan.maksudnya selang tsb possnya dgn bhn yg di dlm drum itu gimana
18 Aug 2017
Emrizal
Petani · Kabupaten Agam
nyimak
25 Aug 2017
Fajri
Petani · Kabupaten Pidie
lisa. sdh dicoba ditanaman apa aja..apakah untuk sayuran daun aja atau bisa untuk buah
28 Aug 2017
Pupuk nutrisi ini juga bisa untuk buah, Pak Fajri.
29 Aug 2017
Fajri
Petani · Kabupaten Pidie
makasih lisa
30 Aug 2017
Yasin abdillah
Pedagang · Kabupaten Bandung Barat
mantap, saya mau cb. klw pke ab mix kemahalan.
11 Sep 2017
Ridwan
Petani · Kabupaten Wonosobo
Joss.....
11 Sep 2017
slamet
Petani · Kota Kendari
ada nggak bahan pengganti? soalnya ada bahan yg nggak sy peroleh
23 Oct 2017
Dody Kastono
Dosen · Kabupaten Sleman
Mantabs .... pupuk hidroponik juga bisa dimanfaatkan tanaman lainnya yang tidak dikelola secara hidroponik. Menarik juga.
14 Feb 2018
Silahkan login untuk memberikan komentar