Beranda
Peringkat
Tanya Jawab
Artikel
Video
Toko
Panen
Survey
Informasi SMS
Informasi Cuaca
Informasi Harga
Informasi Pupuk
Masuk
Ubah Bahasa

Cara Sederhana Menghitung Kadar pH dan Bahan Organik di Tanah

Bahan organik, kadar pH dan kapur dalam tanah memegang peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Semuanya berpengaruh langsung dalam penyerapan unsur hara pada tanaman.

Kadar pH misalnya, jika tanah terlalu asam atau pun terlalu basa, maka akan menghambat akar untuk menyerap hara dari pupuk yang diberikan. Jika pH di atas 5,5 maka nitrogen akan mudah diserap oleh akar. Di sisi lain, fosfor akan mudah diserap ketika pH berada di antara 6,0-7,0. Demikian pula dengan unsur hara lain, baik makro maupun mikro. Semakin netral pH tanah maka semakin memudahkan tanaman untuk menyerap hara.

Bahan organik berperan penting untuk menciptakan kesuburan tanah. Melalui penambahan bahan organik, tanah yang tadinya berat menjadi berstruktur remah yang relatif lebih ringan. Dengan adanya bahan organik, pergerakan air secara vertikal dapat diperlambat, sehingga ketersediaan air di tanah mencukupi untuk tumbuh tanaman. Pergerakan air secara horizontal juga dapat diperkecik sehingga mencegah terjadinya erosi. Demikian pula dengan aerasi tanah yang menjadi lebih baik karena ruang pori tanah (porositas) bertambah.

Bahan organik umumnya ditemukan dipermukaan tanah. Jumlahnya tidak besar, hanya sekitar 3-5% tetapi pengaruhnya terhadap sifat-sifat tanah besar sekali. Ia merupakan sumber hara tanaman. Disamping itu bahan organik adalah sumber energi bagi sebagian besar organisme tanah. Dalam memainkan peranan tersebut bahan organik sangat ditentukan oleh sumber dan susunannya.

Bahan organik memainkan beberapa peranan penting di tanah. Sebab bahan organik berasal dari tanaman yang tertinggal, berisi unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Bahan organik mempengaruhi struktur tanah dan cenderung untuk menjaga menaikkan kondisi fisik yang diinginkan.

Cara sederhana mengukur kadar pH

Alat pengukur pH tanah/pH meter saat ini terbilang mahal. Untuk dunia pertanian, banyak petani lebih memilih cara yang lebih sederhana hingga cara tradisional. Berikut cara pengukuran kadar pH tanah dengan kertas lakmus:

  1. Ambil sedikit sample tanah dan air dengan perbandingan 1 : 1
  2. Masukkan dalam wadah
  3. Aduk-aduk hingga benar-benar homogen (merata)
  4. Biarkan beberapa menit hingga campuran air dan tanah tadi memisah (tanahnya mengendap)
  5. Setelah airnya terlihat agak jernih masukkan ujung kertas lakmus atau pH Indikator kedalam campuran tadi (sekitas 1 menit) tetapi jangan sampai mengenai tanahnya.
  6. Tunggu beberapa saat sampai kertas lakmus atau pH indikator berubah warnanya.
  7. Setelah warnanya stabil, cocokkan warna yang diperoleh oleh kertas lakmus atau pH indikator tadi dengan bagan warna petunjuknya.
  8. Kita akan segera tahu pH tanah kita berapa.

Adapula cara mengukur kadar pH dengan cara tradisional menggunakan kunyit. Berikut caranya:

  • Ambil dua genggam tanah dari dua titik berbeda dalam satu lahan, kemudian basahkan sedikit.
  • Ambil kunyit sebesar jari telunjuk lalu potong menjadi dua.
  • Masukkan masing-masing potongan kunyit ke dalam tanah.
  • Tunggu hingga 30 menit.
  • Ambil potongan kunyit keluar dari tanah.

Perhatikan warna potongan kunyit. Apabila warna potongan berubah menjadi pudar, berarti pH tanah yang diteliti asam (ph antara 0-7) Namun apabila warna kunyit menjadi kebiruan, maka tanah yang diteliti bersifat basa (ph 7-14). Kadar pH tanah bagus ditanami apabila warna potongan kunyit tidak berubah atau masih cerah. Kekruangan metode ini adalah tidak dapat ditentukan dengan pasti kadar pH tanah.

Cara sederhana mengukur kadar bahan organik tanah

Berikut adalah cara mengukur kadar bahan organik tanah secara sederhana:

Alat dan bahan:

1. Plastik pembungkus kacang bawang 1 meter

2. 5 sampel tanah dari 5 lokasi berbeda dalam satu lahan

3. Air secukupnya

Cara pengukuran:

1. Ambil sampel tanah kita. (ambil dari 5 penjuru dalam satu lokasi tengah ladang atau sawah). Saat pengambilan sample tanah sebaiknya tanah dalam kondisi kering.

2. Campurkan dengan cara diremas-remas dengan tangan secara merata.

3. Ikat salah satu ujung plasik kacang bawang

4. Setelah kelima sample tanah tersebut dicampurkan secara merata lalu masukkan dalam plastik tersebut sampai kira-kira setinggi setengah dari panjang plastik tersebut

5. Tambahkan air bersih sampai hampir penuh.

6. Tiup plastik sampai melembung dan ikat ujung plastik pada bagian yang belum diikat tadi.

7. Kocok-kocok sampai tanah dan air benar-benar merata.

8. Gantungkan plastik tersebut pada tiang

9. Biarkan kira-kira satu atau dua jam

10. Setelah benar-benar mengendap maka akan terlihat komposisi/ penyusun tanah.

Dalam endapan tanah dapat dilihat terbagi atas tiga lapisan. Lapisan tersebut adalah kerikil/pasir, lempung dan humus (bahan organik).

Jika diketahui tinggi tanah dalam plastik 30 cm, dengan komposisi tinggi lapisan kerikil 5 cm, lapisan lempung 10 cm dan lapisan humus 15 cm, maka bisa dihitung persentase humus dalam tanah. Berikut perhitungannya:

Berarti kandungan bahan organik dalam tanah terbilang cukup. Apabila persentase bahan organik di lahan pertanian kurang dari 5% maka diperlukan penambahan bahan organik. Cara yang bisa dilakukan untuk penambahan bahan organik adalah dengan menggunakan pupuk organik berupa pupuk kompos.


Referensi:

https://kabartani.com/cara-mengukur-kandungan-baha...

http://www.academia.edu/11861862/MENGHITUNG_pH_TANAH_BAHAN_ORGANIK_DAN_KAPUR

https://kabartani.com/cara-tradisional-mengukur-tingkat-keasaman-ph-tanah-menggunakan-kunyit.html

Kategori
                   

Nana Suryana
Petani · Kabupaten Purwakarta
trima kasih atas artikelnya akan saya coba,makasih.
22 Aug 2017
Rahim, M.Pd
Petani · Kabupaten Deli Serdang
Trims....sangat bermanfaat artikelnya
22 Aug 2017
Fajri
Petani · Kabupaten Pidie
mau coba ini
22 Aug 2017
Gusni hakim
Petani · Kabupaten Karawang
dmana sya bisa dapetin kertas lakmus?
22 Aug 2017
atho'
Petani · Kabupaten Grobogan
lisa .apabila ph tanah berlebih/kurang.(asam/basa) utk menormalkan bgaimana.mtr swun
23 Aug 2017
Gusni hakim, kertas lakmus bisa didapatkan di apotek atau toko bahan kimia.
23 Aug 2017
atho', cara mengatasi tanah yang basa bisa dengan menambahkan bahan organik seperti kompos dan kotoran hewan. bisa juga menambahkan pupuk yang bersifat asam seperti urea berlapis sulfur. Kalau tanah diketahui bersifat asam, maka cara yang biasa dilakukan adalah dengan menaburkan kapur/dolomit pada lahan.
23 Aug 2017
HAQIKI
Mahasiswa · Kabupaten Lombok Timur
Izin share...
24 Aug 2017
Yasin
Petani · Kabupaten Grobogan
terimakasih, sangat bermanfaat
26 Aug 2017
Emrizal
Petani · Kabupaten Agam
nyimak
28 Aug 2017
Miftah Ahmad
Penyuluh · Kabupaten Tasikmalaya
mantap artikelnya ..sangat membantu..
29 Aug 2017
Imam baihaki
Pedagang · Kabupaten Indramayu
josshh.. bagus sekali
29 Aug 2017
Lubasar
Petani · Kabupaten Blora
makasih
01 Sep 2017
fajar ahmadi
Petani · Kabupaten Blitar
bgus bagus
08 Sep 2017
Yasin
Pedagang · Kabupaten Bandung Barat
trimakasih ilmunya
11 Sep 2017
Prass
Petani · Kota Batu
trims infonya
26 Oct 2017
Dody Kastono
Dosen · Kabupaten Sleman
Menarik artikelnya, sederhana tapi sangat bermanfaat.
14 Feb 2018
Miswan (Ridwan)
Petani · Kabupaten Wonosobo
sangat sangat bermanfaat
04 Dec 2020
kasman sinurat
Petani · Kabupaten Dairi
trima kasih sangat membantu
05 Dec 2020
Silahkan login untuk memberikan komentar