Beranda
Peringkat
Tanya Jawab
Artikel
Video
Toko
Panen
Survey
Informasi SMS
Informasi Cuaca
Informasi Harga
Informasi Pupuk
Masuk
Ubah Bahasa

Ruth Feti Rahayuniati: Pakar Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu

Ruth Feti Rahayuniati, S.P., M.P. adalah seorang peneliti hama dan penyakit tanaman. Sekarang ini beliau sedang aktif menjadi dosen di Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) Purwokerto. Ruth mengajar mahasiswa strata satu di departemen Agroekoteknologi.

Mata kuliah yang diampu Ruth juga tidak jauh dari hama dan penyakit tanaman. Beberapa di antaranya adalah Organisme Pengganggu Tumbuhan, Pengendalian Hayati, Pengelolaan Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu, Mikrobiologi Pertanian, dan Hama Penyakit Pasca Panen.

Selama ini, Ruth telah melakukan puluhan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, membuat puluhan artikel dan makalah ilmiah, menulis beberapa buku dan segudang aktivitas lain yang terkait tentang pegendalian hama dan penyakit tanaman.

Ruth sendiri seorang sarjana yang lulus dari jurusan Ilmu Penyakit Tanaman UGM (Universitas Gajah Mada) tahun 1998. Ruth melanjutkan studinya ke jenjang master pada tahun 2003 di universitas yang sama dengan jurusan Fitopatologi Pertanian. Ruth meraih gelar Master Pertanian tahun 2005.

Fitopatologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari lebih dalam tentang penyakit tanaman. Penelitian yang dilakukan Ruth juga dari berbagai macam komoditas, mulai dari kentang, tomat, kakao, tanaman buah seperti jambu dan banyak lagi komoditas lain.

Selain sibuk mengajar dan melakukan penelitian, Ruth juga menyempatkan waktu yang ia punya untuk menjawab beberapa pertanyaan di aplikasi PETANI. Dalam aplikasi ini, petani-petani yang mengalami masalah mengenai hama dan penyakit akan dibantu oleh Ruth untuk menemukan jalan keluarnya.


Kategori
                   

Adytama
Petani · Kabupaten Tulungagung
mbakk..pupuk untuk tomat yang sesuai apa?dan bagaimana aplikasinya..terima kasih sebelum nya
18 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
halo.. utk budidaya langsung lahan secara 'organik/semi Organik ', utk pupuk dasar gunakan saja kompos krg lebih 30-40 ton/ha yg diberikan pada saat olah tanah/pembuatan bedengan . sebaiknya cek ph tanah dulu. klo tanah masam tambahkan dolomite dulu. tambahkan trichoderma, bacillus atau pseudomonas sebelum tanam, biarkan 1-2 hari. kmd bibit siap ditanam. bibit sebaiknya menyesuaikan yi utk dataran rendah atau tinggi. pembibitan bisa dilakukan dg Medium tanah dari sekitar tanaman bambu. pupuk tambahan bisa digunakan pupuk organik cair (encerkan dulu: 1/100) yg mengandung kalium tinggi.
18 Sep 2017
Hariono
Petani · Kabupaten Kutai Kartanegara
mbak bisa minta info, tricoderma yang beredar ditoko apa saja mbak. saya tanya kepenjaga toko tidak ada yang tau.
18 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
tricho yg beredar di toko pertanian saya kurang begitu tahu, mgkn ada merk tricho sp, tricho m, tricho Plus, dll. klo di toko yg on line banyak macamnya. btw, sebenarnya bisa mengembangkan sendiri. kalau yang tinggal di area Jogja, bisa dapatkan gratis di Lab pphpt, Bantul.
19 Sep 2017
PT.Karya Putra Berkah Perkasa
Petani · Kabupaten Cianjur
mba ruth.. untuk mengatasi daun keriput pada cabai rawit dan cabai merah besar gmn ya..
19 Sep 2017
Hartono
Petani · Kabupaten Banyuwangi
wah baru tahu bu Ruth itu dosen.
19 Sep 2017
Anang sucipto
Petani · Kabupaten Tuban
mbak, apa penyebab daun jagung menjadi putih semua, bagaimana cara pencegahanya? apa ada pestisida untuk mencegah & mengobati?
19 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@PT Katya Putra : coba dicek apakah dibagian bawah daun ada kutu atau tidak. klo Ada, brarti yg perlu dikendalikan kutunya. bisa dg insektisida. atau, di potong, kmd tanaman diberi perangsang tumbuh, kemudian di kerudung klambu. klo skala kecil atau rm kaca efektif. klo di lahan skala luas mmg high cost. kutu tsb bs berkembangbiak dg cepat, penyebaran bs mll angin atau serangga terbang yg lain.
19 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@Pak Anang: putih semuanya spt apa? karena putih bisa karena faktor abiotik misalnya pupuk, perubahan cuaca, dsb. klo yg biotik karena jamur terbawa benih.
19 Sep 2017
PT.Karya Putra Berkah Perkasa
Petani · Kabupaten Cianjur
bagian bawa amanba ruth sudah di potong tp pucuk yg tumbuh baru sama mengkerut lg..
19 Sep 2017
Hariono
Petani · Kabupaten Kutai Kartanegara
terimakasih mbak atas infonya
19 Sep 2017
Defi Andriyani
Petani · Kabupaten Sragen
Salam kenal Ibu Ruth, terima kasih sudah menyempatkan waktunya. Semoga senantiasa mau bantu petani di sini.
20 Sep 2017
Dino Surya Senjaya
Pedagang · Kabupaten Jepara
bu Ruth ekstrak bawang putih itu pengaplikasian nya bagaimana ya? bisa nggak untuk merangsang tumbuhnya daun baru? lalu menggunakan nya bagaimana? di siram kan apa di semprotkan?
20 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@Defi Andriyani: salam kenal bu.. saya senang bisa belajar banyak dari para petani.. kita bisa saling berbagi pengetahuan..
21 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@Dino Surya: ekstrak bawang merah or putih? utk ekstrak bawang putih mengandung sulfida tinggi, bisa digunakan sbg insektisida atau fungisida. ekstrak bisa dibuat dg cara menghaluskan bw putih (1 one) +minyak sayur sedikit (2 sendok makan ) , kmd diencerkan dg air (50 me ekstrak +950 me air). sbg perekat n pengemulsi bisa gunakan deterjen atau yg lain. aplikasi dg cara disemprotkan. insektisida bawang ini bersifat kontak. 1 kali buat harus lgs habis. klo ekstrak bawang merah, rendaman akar kucai atau akar tanaman bawang2an bisa utk merangsang akar dan tunas baru. aplikasi dg perendaman bibit/benih, atau disiramkan.
21 Sep 2017
Tedi dahyana
Petani · Kabupaten Ciamis
terima kasih bu dosen, jangan bosan memberi pengetahuan dan pencerahannya untuk petani indonesia, semoga ilmu yang di berikan kepada kami menjadi amal/ibadah. Salam Tani..!
21 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@Tedi dahyana : terima kasih juga Pak.. salam tani..!
21 Sep 2017
Ade S
Petani · Kabupaten Karanganyar
mau tanya buk..saya petani apa yang membedakan hama dan apa yg di maksud penyakit itu..dan bagai mana pengendalian hama/penyakit yg efektif apa pakai kimia atau non kimia krn yg digembor gemborkan pemerintah saat ini go organik sementara utk petani holtikultura blm bisa tinggalkan pestisida kimia mohon tanggapan/solusinya makasih
21 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
@Ade S: secara mudahnya yg disebut hama itu hewan yg menyebabkan kerusakan pd tanaman dan merugikan: tikus, wereng, belalang, kutu, dsb. sedangkan penyakit adl kerusakan tanaman n merugikan secara ekonomi bisa disebabkan oleh penyebab biotik yi jamur, bakteri, virus, ganggang, tumbuhan parasit, n mikroorganisme lainnya. penyebab abiotik : suhu ekstrim, kurang hara, petir, dsb. pengendalian dapat dilakukan baik secara kimiawi maupun tidak, utk hama tgt tingkat serangannya. utk tanaman horti tertentu misal melon, cabai, tomat, kentang mmg hingga saat ini blm bisa meninggalkan pestisida, karena klo produk sayuran lain sdh bisa. yang penting diatur penggunaannya saja. diusahakan minimal. Organik atau semi Organik lebih baik. utk full organik masih sulit. Produk yg akan memanfaatkan adl kita sendiri. jadi, utk pilihan organik atau tidak, harus dikembalikan ke diri sendiri, mau atau tidak utk memanfaatkan produk tsb utk kita atau generasi kita, dg mempertimbangkan pengaruhnya pd tubuh.
21 Sep 2017
Ade S
Petani · Kabupaten Karanganyar
trimakasih atas jawaban ibu dosen..
22 Sep 2017
Agan sriwedari
Petani · Kabupaten Subang
maaf bu cara mencegah bakteri pada daun timun bagaimana
22 Sep 2017
FRANSISKUS TAGE
Petani · Kabupaten Semarang
Selamat malam Bu Ruth, saya Franz dari Flores NTT. Saya petani cabai , ada hal yang saya ingin tanyakan tentang pengalaman yang saya temukan pada tanaman cabai yg saya tanam, salah satunya yaitu penyakit/ hama yang menyerang pada daun dengan gejalanya yaitu pada permukaan dan bagian bawah daun Berwarna putih seprti tepung dan ada kutunya,mohon solusinya untuk mngatasi penyakit tersebut dan rekomendasi obat yang tepat untuk mengatasinya. Terimkasih.
23 Sep 2017
Ruth Feti Rahayuniati
Dosen · Kabupaten Banyumas
Pak Franz, itu berarti memang tanamannya teserang kutu.. klo intensitasnya tinggi, gunakan insektisida dulu pak... atau bisa juga dg cara disemprot air bertekanan tinggi. Teknik tsb sebaiknya juga dipadukan dg pemasangan perangkap dg feromon atau perangkap kuning (papan /kertas kuning dioles perekat/oli), juga penanaman tanaman penghalang/ perangkap misal jagung..
24 Sep 2017
Riza uldin alakhyari
Petani · Kabupaten Lampung Barat
bu ruth: adakah artikel komposisi bahan organik untuk 1 drum 200 lt.. guna pestisida nabati..
02 Oct 2017
mz addani 212
Pedagang · Kabupaten Magelang
slm knal mb....
04 Oct 2017
mz addani 212
Pedagang · Kabupaten Magelang
ohiya...pmbasmi tikus yg terbaru apa yamb ruth
04 Oct 2017
Dody Kastono
Dosen · Kabupaten Sleman
Salam kenal Bu Ruth.
21 Jan 2018
PT.Karya Putra Berkah Perkasa
Petani · Kabupaten Cianjur
mba ruth.. boleh minta no wa atau instagram nya.. terima kasih..
25 Jan 2018
Silahkan login untuk memberikan komentar