Beranda
Peringkat
Tanya Jawab
Artikel
Video
Toko
Panen
Survey
Informasi SMS
Informasi Cuaca
Informasi Harga
Informasi Pupuk
Masuk
Ubah Bahasa

Peran Bahan Aktif Imidakloprid dalam Mengendalikan Hama

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan tentang peran bahan aktif Mankozeb dan Abamectin. Kali ini akan dijelaskan bahan aktif pestisida lainnya yang perannya tidak kalah penting dengan mankozeb dan abamectin. Bahan aktif tersebut adalah imidakloprid.

Bahan aktif imidakloprid ini sangat familiar dan sudah banyak digunakan oleh petani. Produk yang dibuat sudah tersedia dalam bentuk cairan, butiran, debu dan pekatan yang larut dalam air.

Klik di sini untuk membaca artikel tentang Bahan Aktif Mankozeb dan Kegunaannya

Beberapa contoh merek dagang imidakloprid yang sudah ada dipasaran diantaranya adalah Confidor 5WP, Avidor 25 WP, Besvidor 25 WP, Klopindo 10 WP, Winder 100 EC, Dagger 200 SL dll.

Imidakloprid adalah salah satu bahan aktif insektisida yang termasuk dalam kelompok neonikotinoid. Insektisida ini bekerja secara sistemik dan memiliki efek translaminar (memiliki kemampuan menembus jaringan daun dan akar) dan bekerja sebagai racun kontak dan lambung.

Imidakloprid efektif untuk mengendalikan hama yang merusak tanaman dengan cara menghisap dan menusuk, termasuk hama jenis kutu-kutuan seperti kutu kebul, aphids dan thrips, walang sangit, wereng, lalat buah dll.

Bahan aktif imidakloprid bersifat nonteratogenik dan nonmutagenik.

Berikut merupakan beberapa keunggulan penggunaan insektisida yang berbahan aktif imidakloprid.

  1. Cepat terserap oleh jaringan tanaman sehingga tidak mudah tercuci oleh air hujan
  2. Memiliki kemampuan mengendalikan hama yang telah resistan terhadap insektisida dari golongan piretroid, organofosfat dan karbamat karena memiliki cara kerja yang berbeda
  3. Melindungi tanaman lebih lama dari gangguan hama karena memiliki efek “long lasting efek” (bertahan lama pada tanaman)
  4. Ditranlokasikan secara ekropetal dan dapat melindungi tunas yang baru tumbuh dari gangguan hama
  5. Dapat diserap oleh akar dan ditranslokasikan keseluruh jaringan tanaman, sehingga cairan insektisida yang jatuh ke tanah saat penyemprotan tidak akan sia-sia.
  6. Dosis atau konsentrasi penggunaan cukup irit, yaitu hanya 0,25-1 ml/liter air

Klik di sini untuk membaca artikel tentang Abamectin, Bahan Aktif Penting dalam Pestisida

Seperti yang dilakukan selama ini, insektisida bahan aktif imidakloprid biasanya diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke tanaman. Perlu diketahui bahwa berdasarkan tingkat kelarutannya, insektisida ini akan jauh lebih efektif jika diaplikasikan melalui tanah (akar).

Aplikasi insektisida melalui tanah dapat mengurangi resiko kematian serangga lain yang bermanfaat bagi tanaman.

Menurut US-EPA (United States Environmental Protection Agency), imidakloprid memiliki LD50 di mana tergolong kategori sangat beracun. Imidakloprid dianggap oleh US-EPA sangat beracun bagi lebah madu dan lebah penyerbuk.

Oleh karena itu dibutuhkan kehati-hatian dalam pengaplikasian insektisida ini agar tidak menyebabkan pencemaran di lingkungan.


Referensi:

sampulpertanian.com

belajartani.com

antipestmanagement.wordpress.com

saranaagri.wordpress.com

Kategori
                           

Defi Andriyani
17 Jul 2018
semakin informatif, kami jadi lebih bisa berhati hati dalam memilih pestisida yang sesuai.. terima kasih Lisa
Prisca Arsani
17 Jul 2018
mantap lisa
Nur Annisa
17 Jul 2018
sangat berperan.. makasih Lisa
Riza uldin alakhyari
17 Jul 2018
trimakasih.. barokallohufikum..
Gunawan w
17 Jul 2018
mksh info baru buat saya ini...mantapp
Defi Andriyani
17 Jul 2018
Assalamualaikum, pak Riza.. lama tidak berjumpa menyapa petani lain.. sedang sibuk ya Pak heheh
Elradhie N. Ambiya
17 Jul 2018
bagaimana cara aplikasi pestisida melaui akar?
Dody Kastono
18 Jul 2018
Semakin mantabs informasinya dan bermanfaat.
Dody Kastono
18 Jul 2018
Salam Tani Bapak/Ibu semua juga Admin LISA, bisakah kami minta informasi: adakah petani yang masuk di petani app berasal dari desa Sopet dan Wonorejo Situbondo. Kebetulan mulai hari ini kami berangkat ke Situbondo untuk mengkaji efektivitas penggunaan petani app. Apabila ada semoga nanti kita bisa bertemu, rencana mulai 20 Juli 2018 kami akan masuk ke desa Sopet dan Wonorejo Situbondo.
Ridwan
18 Jul 2018
mantab Lisa
Hasan
18 Jul 2018
kapan giliran ke Salaman kab Magelang pak Dody hehehe...
Dos pundi yen mampir dateng Lumajang pak Dody...?
Dody Kastono
18 Jul 2018
Kebetulan yang akan dikaji adalah Desa Sopet dan Wonorejo Situbondo untuk bidang pertanian, dikhususkan lagi di desa yang pernah dideklarasikan sebagai desa broadband.
Hasan
19 Jul 2018
wuih mantabb...desa broadband
suatu kehormatan bagi kami, khususnya desa sopet. mendapat perhatian lebih dari pihak yg terkait. dan semoga kami bisa memanfaatkan ilmu khususnya dlm bidang pertanian
Defi Andriyani
19 Jul 2018
siiip Pak Hasan
Danie
19 Jul 2018
berapa dosis untuk aplikasi melalui tanah? aplikasi lewat tanah apa efek samping jangka panjang pada tanah
Hasan
20 Jul 2018
siiiip bgmn bu Defi hehehe....
Dody Kastono
20 Jul 2018
@ Pak Danie: sebaiknya disesuaikan dengan dosis/konsentrasi anjuran yang ada di kemasan botolnya Pak.
Danie
20 Jul 2018
makasih pak dody
RIDHA MULYA
23 Jul 2018
mantap Lisa
Muhammad imam kurdi
26 Jul 2018
terima kasih
Muhammad imam kurdi
26 Jul 2018
terima kasih
Agus ardiansyah
13 Aug 2018
nice info
M. Sabarudin Nur
17 Aug 2018
Alhamdulillah nambah ilmu lagi tentang bahan aktif...makasih lisa.
Anton Hermadi, SP
04 Feb 2020
mantap informasinya
Anton Hermadi, SP
04 Feb 2020
sangat menambaj ilmu pengetahuan
Anton Hermadi, SP
04 Feb 2020
sukses semakin maju Artikel LISA
Silahkan login untuk memberikan komentar atau SMS dengan mengetik PETANI(spasi)*104365(spasi)(KOMENTAR) kirim ke 2000 (telkomsel, xl dan indosat) atau ke 081802002580 (operator lain)