Beranda
Peringkat
Tanya Jawab
Artikel
Video
Toko
Panen
Survey
Informasi SMS
Informasi Cuaca
Informasi Harga
Informasi Pupuk
Masuk
Ubah Bahasa

Waspadai Serangan Hama Belalang pada Tanaman

Belalang pasti sudah tidak asing lagi bagi petani. Belalang bisa menjadi momok yang menakutkan bagi petani ketika mereka sudah membentuk sebuah kelompok atau koloni.

Serangan hebat oleh sekelompok belalang, dilaporkan pernah terjadi di Nusa Tenggara Timur, Sumba, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara dan Provinsi Gorontalo. Serangan hama ini menyebabkan penurunan hasil panen dalam jumlah yang drastis.

Ada beberapa jenis belalang yang kerap menjadi hama bagi pertanaman padi, salah satunya adalah Belalang Kembara.

Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari menjelaskan, belalang kembara atau Locusta Migratoria ini sangat menyukai tanaman dari kelompok Graminae seperti padi, jagung, sorgum dan jenis rumput-rumputan. Sedangkan tanaman yang tidak disukainya antara lain kacang hijau, kedelai, kacang panjang, ubi kayu, tomat, ubi jalar dan tanaman kapas.

Hama belalang kembara betina biasa meletakkan telurnya dalam bentuk paket telur di dalam tanah. Seekor betina mampu menghasilkan hingga 270 butir telur. Siklus hidupnya rata-rata 76 hari meliputi stadia telur (17 hari) dan stadia nimfa (38 hari) dan stadia praoviposisi (21 hari).

Belalang kembara menyerang dengan memakan daun-daun tanaman sehingga mengurangi luas permukaan daun dan mengganggu fungsi fisiologis dari tanaman yang diserang. Kerusakan daun ini berpengaruh terhadap produktivitas tanaman tersebut. Jika serangan belalang ini dalam jumlah populasi yang tinggi, daun tanaman yang diserang akan habis dimakannya.

Jenis belalang lain yang juga gemar memakan tamanan padi, jagung dan tanaman dari famili graminae lain yakni Nomadacris succincta. Belalang ini tubuh lebih besar dari belalang kembara, di tahun 1980-an populasinya meningkat dan menyerang tanaman jagung di Kabupaten Belu, NTT.

Pengendalian hama belalang bisa menggunakan bahan bahan alami seperti akar tuba dan daun mimba sebagai pestisida organik. Kedua bahan alami ini dipercaya dapat menghambat nafsu makan/antifedant, repellent, attractan, menghambat perkembangan serangga, menurunkan keperidian hingga berpengaruh langsung sebagai racun.

Cara membuat pestisida organik:

  • Terlebih dahulu siapkan akar tuba dan daun mimba secukupnya (contoh: 1kg untuk masing-masing bahan)
  • Tumbuk akar tuba dan daun mimba secara terpisah hingga halus
  • Larutkan masing-masing bahan dalam air bersih (sekitar 20 liter)
  • Aduk larutan dan diamkan dalam wadah jirigen selama kurang lebih 3 hari
  • Setelah 3 hari, pestisida organik siap untuk digunakan.

Cara mengunakan pestisida organik tersebut adalah dengan mencampurkan kedua cairan dengan perbandingan yang seimbang. Sebaiknya, larutan disemprotkan secara merata dan akan lebih baik jika penyemprotan dilakukan saat belalang masih kecil sehingga belalang belum bisa terbang untuk menghindari semprotan. Hasil akan terlihat setelah penyemprotan dilakukan secara berulang.

Selain dengan cara alami, pengendalian belalang juga bisa dilakukan dengan cara penyemprotan kimia dengan insektisida berbahan aktif deltametrin, fipronil dan sihalotrin.


Referensi:

pertanianku.com

sampulpertanian.com

urbanhidroponik.com

kab.faperta.ugm.ac.id

pontianakpost.co.id

Kategori
                       

Hari Purnomo
10 Sep 2018
kalau belalang si Afrika dikendalikan dengan Metarhizium anispliae var acridum yg dikembangkan oleh CABI dengan green muscle
Mahsun MD
11 Sep 2018
apakah bedanya daun mindi dan mimba
Defi Andriyani
12 Sep 2018
iyaa pak Hari benar sekali... hama ini bisa dikendalikan dgn Metarhizium ataupun Beauveria
nur annisa
12 Sep 2018
mantapp Lisa
Arba
12 Sep 2018
josss...
mantap klo pake pesnab dan bvr
Eko suranto
12 Sep 2018
kalau pakai larutan gadung ,brotowali bisa gak
Sri Hartati STP
13 Sep 2018
.
fikri asywalul
13 Sep 2018
kerennnnn
Murdiningsih
18 Sep 2018
keren banget gunakan dg pestisida nabati sip pokoknya murah harganya dan ramah lingkungan
Agus Suwanto
20 Sep 2018
tanaman tuba dan mimba ternyata bermanfaat jadi ingin mbibit
Defi Andriyani
20 Sep 2018
iya pak Agus.. banyak sekali manfaatnya.. silakan mencoba hehehe
Achmad Zayance
24 Sep 2018
josss
Silahkan login untuk memberikan komentar atau SMS dengan mengetik PETANI(spasi)*111524(spasi)(KOMENTAR) kirim ke 2000 (telkomsel, xl dan indosat) atau ke 081802002580 (operator lain)